Bedah Draft Pedoman Teknis Pelaksanaan Pembinaan dan Pengawasan

Bawaslu Kota Yogyakarta menerima Supervisi dari Ketua dan Kordiv.SDM Organisasi Bawaslu DIY, Bagus Sarwono, Rabu 28 April 2021, terkait Draft Pedoman  Teknis Pelaksanaan  Pembinaan dan Pengawasan terhadap Pelaksanaan Tugas Pengawas Pemilihan Umum.

Dalam Supervisi tersebut Bagus Sarwono memaparkan isi Draft sebagai panduan Pembinaan Pengawas Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, Kelurahan, TPS dan Pengawas Luar Negeri. ” Mari kita cermati dan kami persilahkan rekan-rekan Kabupaten/Kota memberi masukan terkait poin-poin dalam Draft tersebut ” ujar Bagus. (MJ)
Bawaslu

Artikel Terkait

Peningkatan Kapasitas Pengelola Informasi dan Dokumentasi Sesuai amanah Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik

Bawaslu Kota Yogyakarta mengikuti Bimbingan Teknis Pengelolaan dan Pelayanan Data Informasi Publik Bawaslu DIY dan Bawaslu Kabupaten/Kota se- DIY di hotel seputaran Gondokusuman Yogyakarta, Kamis (27/5/2021). Bimtek menghadirkan narasumber dari Komisi Informasi Daerah (KID) Yogyakarta Ir. Rudy Nurhandoko, M.Si, Kepala Pusat Data dan Informasi Bawaslu Ir. Lita Gustina Siregar, M.Si dan Tenaga Ahli Pengelolaan Data […]

Pengelolaan Kearsipan Bawaslu D.I.Yogyakarta

Bawaslu Kota Yogyakarta terdiri dari Kordiv. SDM  dan Staf bersama Jajaran Bawaslu Kab/Kota se DIY, menghadiri Rapat pengelolaan kearsipan yang di selenggarakan oleh Bawaslu DIY bertempat di Raos Djogja Catering Jl. Parangtritis  Km 3,5 Brontokusuman, Kota Yogyakarta. Rabu (27/10/2021). Turut juga hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut yaitu perwakilan dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan D.I. […]

Politik Uang, Patron Klien, dan Peran Pemuda sebagai Masyarakat Sipil yang Kritis

Ada problem yang mendasar dalam kehidupan berpolitik bangsa Indonesia, yaitu Money Politik. “Transaksional pemilih dan pemimpin politik dikarenakan adanya gejala Patron Klien yang sangat kuat. Pemimpin di tingkat elit, misal Parpol, calon legislatif maupun eksekutif melakukan perilaku “membeli suara”  pemilih. Hubungan yang asimetris ini berdampak panjang dan meruntuhkan nilai nilai konstituensi dalam proses demokrasi kita. […]